Header Ads

400 Milyarder Cutloss Karena Brexit


NEW YORK - Kekhawatiran para pengusaha dan top executive perusahaan terkemuka atas Brexit akhirnya terjadi juga. Sebelumnya, para konglomerat tersebut memilih 'berdemo' agar Inggris tidak keluar dari Uni Eropa.

Alasan mereka, dunia usaha dan para karyawannya sangat diuntungkan oleh perdagangan di dalam pasar tunggal (Uni Eropa) terbesar dunia tanpa hambatan. Dan hengkangnya Inggris alias Brexit dipastikan membuat negara itu tidak bisa berdagang secara bebas di Eropa.

Melansir Bloomberg, Sabtu (25/6/2016), akibat Brexit sebanyak 400 pengusaha terkaya dunia mengalami cut loss USD127,4 miliar ekuivalen Rp1.706 triliun (estimasi kurs Rp13.393/USD) di pasar saham global pada akhir pekan.

Para miliarder tersebut kehilangan 3,2% dari total kekayaan bersih mereka, dan kalau digabungkan semuanya menurut Indeks Blomberg Billionaires mencapai USD3,9 triliun.

Penurunan terbesar terjadi pada orang terkaya di Eropa, Amancio Ortega, pemilik ritel pakaian Zara. Pengusaha mode asal Spanyol itu kehilangan lebih dari USD6 miliar. Sedangkan sembilan lainnya turun lebih dari USD1 miliar, termasuk Bill Gates (Microsoft), Jeff Bezos (Amazon), dan Gerald Cavendish Grosvenor, bangsawan sekaligus orang terkaya di Inggris Raya.

Diberdayakan oleh Blogger.